Q.S 2 ayat 204
“Setengah manusia ada yang takjub engkau mendengarkan perkataan pada hidup didunia,dan dia mempersaksikan kepada Allah apa – apa yang ada dalam hati nya,padahal ia sebesar besar nya musuhmu”.
Pada ayat diatas msih bersangkutan pada Q.S 2 ayat 200 ,yaitu tentang haji.
Disana ada kata setengah atau di antara manusia,berarti tidak semua.
Kata “Takjub” sesuatu yang kita lihat lalui di kirim lah ke akal dan di proses oleh Akal dan dikirim kan ke hati sehingga dapat menggerakkan jasad yang ada ,dari takjub itu contoh nya kita berselvi,berfoto sehingga dapat di ketahui orang bnyak bahwa kita sedang berhaji,karena apa kita dapat melakukan hal tsb itu?karena takjub.padahal itu sesuatu hal yg melupakan Tuhan padahal kita sedang di tanah suci yang seharusnya kita terlepas dari hal2 tsb.coba kita baca di akhir ayat 204 tsb,dan perlu kita ketahui bahwa ada 5 panggilan kita bisa ke tanah suci tsb;
1. panggilan Allah (Tuhan)
2. panggilan N. Ibrahim
3. panggilan N. Muhammad
4. panggilan Malaikat maut
5. panggilan Syaitan
Haji rukun Islam yang kelima,jika kita tidak mengerti akan haji maka kita berhaji panggilan siapa?
Inilah kita perlu mengetahui agar kita menjadi tamu undangan yang betul2 di undang,bukan sekedar pelengkap ibadah ataupun bepamer ria dan mengharapkan apapun ,yang seharusnya kita ingin menuju kesana untuk menunjukkan hasil ibadah kita kpd Tuhan saja , jangan sampai dengan hal2 yang dapat mengotori nilai2 ibadah tsb,ibadah kita menjadi sia sia di Mata Tuhan.
“Setengah manusia ada yang takjub engkau mendengarkan perkataan pada hidup didunia,dan dia mempersaksikan kepada Allah apa – apa yang ada dalam hati nya,padahal ia sebesar besar nya musuhmu”.
Pada ayat diatas msih bersangkutan pada Q.S 2 ayat 200 ,yaitu tentang haji.
Disana ada kata setengah atau di antara manusia,berarti tidak semua.
Kata “Takjub” sesuatu yang kita lihat lalui di kirim lah ke akal dan di proses oleh Akal dan dikirim kan ke hati sehingga dapat menggerakkan jasad yang ada ,dari takjub itu contoh nya kita berselvi,berfoto sehingga dapat di ketahui orang bnyak bahwa kita sedang berhaji,karena apa kita dapat melakukan hal tsb itu?karena takjub.padahal itu sesuatu hal yg melupakan Tuhan padahal kita sedang di tanah suci yang seharusnya kita terlepas dari hal2 tsb.coba kita baca di akhir ayat 204 tsb,dan perlu kita ketahui bahwa ada 5 panggilan kita bisa ke tanah suci tsb;
1. panggilan Allah (Tuhan)
2. panggilan N. Ibrahim
3. panggilan N. Muhammad
4. panggilan Malaikat maut
5. panggilan Syaitan
Haji rukun Islam yang kelima,jika kita tidak mengerti akan haji maka kita berhaji panggilan siapa?
Inilah kita perlu mengetahui agar kita menjadi tamu undangan yang betul2 di undang,bukan sekedar pelengkap ibadah ataupun bepamer ria dan mengharapkan apapun ,yang seharusnya kita ingin menuju kesana untuk menunjukkan hasil ibadah kita kpd Tuhan saja , jangan sampai dengan hal2 yang dapat mengotori nilai2 ibadah tsb,ibadah kita menjadi sia sia di Mata Tuhan.
Komentar
Posting Komentar